PELUANG KERJA YANG MENJANJIKAN DI DUNIA HOSPITALITY

0
712

John Naisbitt dalam buku“ the world’s largest industry “ menyatakan industry paling besar di dunia adalah pariwisata. Sejalan dengan apa yang di tulisnya, WTO (World Tourism Sector) juga mulai memasukkan berwisata sebagai hak fundamental . Tourism sector dalam negeri nampaknya juga mulai menggeliat. Dengan banyak dibukanya tempat wisata baru dan berbagai acara pelesiran di televisi membuat kunjungan wisatawan asing naik 9,37 persen sepanjang 2014 (sumber: tribunnews.com)
Semakin meroketnya dunia wisata di Indonesia membawa dampak bagi bisnis-bisnis lain, meliputi perhotelan, restaurant dan tourism management. Pertanyaannya adalah apa sebenarnya rahasia hotel-hotel seperti JW Marriot, Sheraton dan restaurant Miyama yang menjadi hotel dan resto favorit di Indonesia. Rahasianya terletak pada dedikasi meng-apliasikan service excellence hospitality.
Kini hospitality dipelajari dalam sebuah program pendidikan yang berorientasi pada kepuasan pelanggan atau pengunjung. Kunci kesuksesan perhotelan dan restaurant bukan hanya bangunan yang mewah dan makanan yang lezat, tetapi juga cara management memberikan pelayanan sebaik mungkin. Selain 2 bisnis di atas, lulusan hospitality juga dibutuhkan aneka bidang usaha dan bisnis lain. Karena pada dasarnya semua perusahan harus mempunyai seseorang yang bertanggung jawab pada excellent service mereka.
Di Indonesia sendiri, pertumbuhan dunia hospitality tidak jauh berbeda. Indonesia akan membangun 149 hotel dengan 23.778 kamar atau sekitar 7,7% dari seluruh hotel yang akan dibangun di Asia Pasifik. Hal ini dilatar belakangi oleh banyaknya tempat-tempat wisata baru dan munculnya berbagai café atau restaurant kreatif. Didukung dengan daya beli masyarakat pada makanan dan juga berwisata juga semakin tinggi.
Prospek Jurusan Hospitality
Dalam hal prospek kerja, lulusan dari jurusan kuliah perhotelan (Hospitality) tidak hanya bisa kerja di hotel atau resort. Kamu juga dapat bekerja di bidang industri pariwisata (Tourism), pemerintahan, peneliti, konsultan pariwisata, dan dosen/guru yang professional dalam bidang pariwisata.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here